Showing posts with label Adsense. Show all posts
Showing posts with label Adsense. Show all posts

7/20/2017

Cegah Klik Iklan AdSense Sendiri dengan Google Publisher Toolbar Chrome

Cegah Klik Iklan Sendiri (AdSense) dengan Google Publisher Toolbar Chrome

INVHO.com - Sebagai seorang publisher iklan adsense, tentu sangat berhati-hati. Sedikit kesalahan saja bisa berakibat fatal terhadap akun adsense, yaitu bisa di susped atau langsung di banned.

Insiden kecil yang sering terjadi pada publisher adsense adalah melakukan klik iklan adsense sendiri. Melakukan klik iklan sendiri walaupun pada dasarnya adalah hal yang tidak disengaja namun itu bukan hal yang wajar bagi Google.

Kapan melakukan klik iklan adsense sendiri, maka harus segera melaporkan insiden tersebut melalui form pengaduan invalid klik adsense yang telah disediakan.

#Cara Melaporkan Klik Iklan Sendiri (AdSense)
Melaporkan klik iklan adsense sendiri adalah solusi pertama yang wajib dilakukan walaupun hal tersebut dilakukan secara tidak disengaja. Caranya : 
1. Kunjungi halaman pengaduan Google AdSense berikut : 
https://support.google.com/adsense/contact/invalid_clicks_contact
2. Silahkan isi form yang disedikan dengan benar, sesuai dengan yang sebenarnya terjadi, cara pengisian form nya sebagai berikut :
  • Nama : Silahkan isi dengan nama Anda sesuai dengan data pada email yang digunakan saat daftar google adsense.
  • Alamat Email : Isi alamat email yang digunakan di akun google adsense, biasanya otomatis terisi.
  • ID Penanyang : ID penayang ini dapat Anda temukan pada dashbord google adsense atau bisa juga diihat di kode iklan adsense.
  • URL lokasi tampilan kode iklan : Masukan URL halaman blog Anda, yang menampilkan iklan yang tidak sengaja Anda klik.
  • Topik : Silahkan pilih topik "Melaporkan aktivitas yang tidak biasa pada account saya".
  • Tanggal dan Waktu aktifitas klik : Masukan tanggal dan waktu kejadian. Gunakan format waktu standar misalnya 20/07/2017 (optional).
  • Paragraf yang menjelaskan alasan tentang aktivitas klik yang menurut Anda tidak sah : Silahkan uraikan kronologi terjadinya klik iklan sendiri. Maksimal deskripsi 1000 karakter (optional).
  • Harap sertakan data apa pun dari log atau laporan lalu lintas situs, aplikasi seluler, dan/atau saluran YouTube Anda yang menunjukkan alamat IP, perujuk, atau permintaan mencurigakan yang dapat menjelaskan terjadinya aktivitas tidak valid : Anda bisa isi dengan memasukkan IP address (Internet Protocol), provider, dan lain sebagainya (optional).
  • Terakhir, klik tombol kirim.
Jika form pengaduan Anda berhasil dan sudah ditanggapi, saldo yang sudah diterima dari klik iklan sendiri akan dikembalikan.

#Cegah Klik Iklan AdSense Sendiri dengan Google Publisher Toolbar Chrome
Jika insiden klik iklan adsense sendiri sudah Anda alami tentu ada rasa was-was yang cukup berlebihan. Karena itu, kita perlu sebuah solusi atau cara agar kerjadian tersebut tidak terulang lagi.

Nah, salah satu cara yang bisa Anda lakukan adalah dengan menambahkan ekstensi Google Publisher Toolbar Chrome. Bagaimana caranya? Simak langkah-langkahnya berikut ini :
1. Kunjungi Google Publisher Toolbar dengan menggunakan browser Chrome.
2. Kemudian klik tombol +Tambahkan ke Chrome
3. Tunggu sampai proses unduh selesai.
4. Jika sudah selesai, silahkan liat dipojok kanan atas browser Chrome. Disana ada icon baru berwarna biru mirip huruf "Z" miring.
5. Tekan icon Google Publisher Toolbar tersebut, kemudian pilih Account dan aktifkan adsense dengan geser tombol jadi Enable.
6. Sampai tahap ini, adsense sudah terkait dengan Google Publisher Toolbar. Terakhir silahkan geser tombol Ad Overlays ke On.

Google Publisher Toolbar Chrome

Ekstensi Google Publisher Toolbar bermanfat untuk mengecek penghasilan adsense secara lifetime tanpa harus login ke dashboard adsense. Selain itu, Google Publisher Toolbar Chrome berfungsi mencegah publisher klik iklan adsense sendiri.

Jika Google Publisher Toolbar Chrome adsense sudah aktif, secara otomatis iklan adsense di blog akan tertutup namun masih terlihat serta berwarna hijau. Saat kita arahkan kursor ke iklan tersebut maka kursor akan berubah menjadi tanda bulat berwarna merah yang mendakan bahwa iklan tidak bisa di klik.

Itulah sedikit cara mencegah klik iklan adsense sendiri dengan Google Publisher Toolbar Chrome. Semoga bermanfaat.

7/13/2017

Cara Membuat dan Memasang Iklan In-Feed Google AdSense

Iklan In-Feed

INVHO.com - Iklan in-feed adalah salah satu terobosan model iklan baru dari Google AdSense, kehadiran model iklan in-feed ini diharapkan mampu meningkatkan CTR iklan di blog.

Model iklan in-feed sepertinya akan mendapat respon yang sangat baik bagi pubhliser AdSense, karena selain meningkatkan CTR seperti yang saya sebut diatas, jenis iklan ini bentuknya lebih menarik. In-feed dipasang di antara daftar artikel layout postingan dan tentunya bisa disesuaikan.

#Sesuaikan Iklan In-Feed
Sebelum memasang jenis iklan ini sebaiknya pahami dulu template blog Anda agar nantinya pada saat membuat unit iklan in-feed langsung sesuai dengan template. Nah, apa saja yang harus diketahui? berikut :
  • Jenis font yang digunakan
  • Ukuran font judul artikel di home page
  • Ukuran font deskripsi artikel
  • Ukuran gambar di home page
  • Border jika ada
Untuk mempermudah mengetahui kelima element di atas, saya sarankan untuk memanfaatkan fungsi Inspect Element dengan menggunkan browser Mozilla Firefox.

#Cara Membuat Iklan In-Feed Google AdSense
Membuat unit iklan in-feed tidak akan ribet jika sudah mengetahui point di atas. Berikut cara membuat iklan in-feed google adsense :

Iklan In-Feed
  • Silakan masuk ke dashboard AdSense, klik My Ads → Content → Ad Units → Unit Iklan Baru.
  • Selanjutnya akan muncul tampilan baru dimana Anda disuruh memilih jenis iklan yang akan dibuat. Perintahnya kurang lebih seperti ini "What type of ad would you like to create?".
  • Setelah Anda pilih jenis iklan in-feed, saatnya Anda pilih lagi feed yang sesuai dengan model home page blog Anda dengan menekan tombol select.
  • Tahap terakhir, lakukan setting tampilan iklan in-feed nya. Dimulai dari global options, image, headline, description, url & button. Jika semua susah di setting klik Save And Get Code.
  • Jika sudah mendapatkan kodenya, pastikan kode iklan in feed nya di parse dulu sebelum memasangnya di dalam template blog.

# Cara Pasang Iklan In Feed Google AdSense
Karena iklan ini sifatnya menyesuaikan, maka cara pasang iklan in-feed ini pun harus dilakukan penyesuaian di dalam template. Anda harus menambahkan beberapa script di dalam template, apa saja itu? Simak langkah-langkah berikut :
1. Silahkan masuk ke dashboar blogger → klik Themes  → Edit HTML
2. Silahkan cari kode dibawah ini dengan tekan Control + Find (Ctrl+F)
<b:loop values='data:posts' var='post'>

3. Jika sudah ketemu, silahkan tambahkan kode tersebut dengan kode index='x', sehingga hasilnya seperti dibawah ini :
<b:loop values='data:posts' var='post' index='x'>

Catatan:
Biasanya kode diatas akan lebih dari 1 (satu), namun saya sarankan mencoba kode yang pertama atau kode yang pertama kali Anda temukan saat mencari dengan Ctrl+F.

4. Selanjutnya, silahkan Anda cari kode <div class='post-outer'> , tambahkan kode dibawah ini tepat berada dibawah kode <div class='post-outer'>.
<b:if cond='data:blog.pageType != &quot;static_page&quot; and data:blog.pageType != &quot;item&quot;'>
<b:if cond='data:x==1'>
<div class='post'>
Kode Iklan In-Feed
</div>
</b:if>
<b:if cond='data:x==3'>
<div class='post'>
Kode Iklan In-Feed
</div>
</b:if>
</b:if>

Catatan:
Jangan lupa ganti tulisan Kode Iklan In-Feed dengan kode iklan yang sudah Anda buat tadi dan silahkan ganti angka 1 dan 3 untuk meyesuaikan letak unit iklan in-feed di home page. Anda bisa juga memasang 1 unit iklan in-feed saja di home page dengan menghapus kode :
<b:if cond='data:x==3'>
<div class='post'>
Kode Iklan In-Feed
</div>
</b:if>

5. Terakhir, silahkan save template dan selesai.

Karena iklan in-feed masih menyesuaikan dengan template blog Anda, maka biasanya iklan belum muncul, hanya space kosong / blank. Jadi harus menunggu, untuk di blog ini sendiri kurang lebih 5-6 jam baru iklan in-feed nya tayang.

Semoga bermanfaat.

6/06/2017

Cara Pasang Kode Iklan AdSense di AMP Template Blogger

Cara-Pasang-Iklan-AdSense-di-AMP-Template-Blogger

INVHO.com - Akhirnya ada kesempatan menulis di blog ini tepatnya di bulan ramadhan, Alhamdulillah. Singkat saja, beberapa waktu lalu saya coba menggunakan AMP template di blog yang lain, walaupun masih menggunkan template free tapi ini cukup membantu saya untuk memahami bagaimana cara penggunaan AMP template blogger.

AMP template blogger sebenarnya hampir sama dengan template pada umumnya (jika tidak jeli), hanya saja ada yang berbeda pada penerapan kode iklan AdSense. Nah, hal tersebut yang akan saya share dalam tulisan kali ini yakni bagaimana cara pasang kode iklan AdSense di AMP template blogger.

Awalnya saya menerapkan kode iklan AdSense di AMP template blogger dengan menggunakan kode iklan langsung dari laman AdSense. Saya pikir semuanya baik-baik saja, karena iklan tetap muncul tanpa kendala. Namun, di hari berikutnya tepatnya di Search Console ada pesan yang mengatakan "Kesalahan di laman AMP". Ternyata kesalahan tersebut berasal dari kesalahan penerapan kode iklan AdSense di AMP template blogger.

Saya pun mencoba memperbaiki dengan mengikuti beberapa tautan dari Search Console, ternyata cara penerapan kode iklan AdSense di AMP template blogger berbeda dengan template pada umumnya. Lalu bagaimana cara pasang kode iklan AdSense di AMP Template Blogger? Berikut langkah-langkah nya:

1. Pastikan Anda sudah memasang js amp-ad

Tempatkan script berikut di template blog Anda tepat di atas kode </head>
<script async custom-element="amp-ad" src="https://cdn.ampproject.org/v0/amp-ad-0.1.js"></script>


2. Untuk Tampak Atas Layar (Above The Fold)

Tampak layar atas atau above the fold adalah tampilan layar begitu blog terbuka (tampilan yang pertama terlihat sebelum layar digulung ke bawah). Untuk unit iklan pada tampak layar atas ini (misalnya iklan di bawah header), sangat direkomendasikan untuk menggunakan unit iklan dengan fixed-height 100px (lebar iklan akan mengikuti lebar tempatnya berada, sementara tingginya akan tetap 100px). Dengan begitu, iklan yang tampil adalah iklan dengan tinggi di rentang 100px.

Silahkan Anda gunakan kode amp-ad seperti di bawah ini :

<amp-ad
layout="fixed-height"
height="100"
type="adsense"
data-ad-client="ca-pub-1234567891234567"
data-ad-slot="1234567890">
</amp-ad>

Jangan lupa di ganti data-ad-client dan data-ad-slot dengan iklan AdSense Anda.

3. Untuk Iklan Di Tampak Layar Setelah Di-scroll (Below The Fold)

Below the fold adalah bagian layar yang tampil setelah halaman di-scroll. Biasanya iklan ini di simpan di bawah postingan atau di atas dan di bawah komentar.

Untuk iklan ini dianjurkan untuk menggunakan unit iklan dengan tinggi 250px. Di sini saya menggunakan layout="fixed-height" sehingga iklan yang muncul adalah iklan yang memiliki tinggi di rentang 250px.

Silahkan Anda gunakan kode amp-ad seperti di bawah ini :

<amp-ad
layout="fixed-height"
height="250"
type="adsense"
data-ad-client="ca-pub-1234567891234567"
data-ad-slot="1234567890">
</amp-ad>

Jangan lupa di ganti data-ad-client dan data-ad-slot dengan iklan AdSense Anda.
Semoga bermanfaat.

9/27/2016

Sudah Diterima AdSense Tapi Ditolak Lagi

Sudah Diterima AdSense Tapi Ditolak Lagi

INVHO.com - Beberapa kasus belakangan ini terbilang cukup unik bagi peminat Google AdSense. Dalam forum IAPD (Indonesia AdSense Publisher Discussion, banyak sahabat blogger mengeluh karena sudah diterima AdSense tapi ditolak lagi.

Apa penyebab AdSense ditolak?

Sangat jelas, penyebab utama blog di tolak AdSense adalah karena memang belum layak atau belum memenuhi kriteria. Lalu, seperti apa kriteria blog yang layak untuk bisa di Approved AdSense? Untuk mengetahui layak tidaknya sebuah blog menjadi pubhlisher AdSense, sampai saat ini belum ada yang bisa menjelasakan secara pasti. Setiap blogger memiliki pengalaman yang berbeda-beda mengenai AdSense.

Beberapa master blogger mengatakan, bahwa tidak ada ilmu pasti untuk memecahkan teka-teki AdSense. Selain itu, dikatakan juga bahwa AdSense itu penuh dengan misteri (mirip judul lagu), hehehe.

Sudah diterima AdSense tapi ditolak lagi, kenapa?

Banyak orang yang mendaftar AdSense dengan cara curang, salah satunya mendaftar dengan menggunakan AdMob. AdSense untuk AdMob terbilang mudah dan bisa diterima saat itu juga. Tanpa Aplikasi Mobile pun, pembuatan AdMob tetap bisa jalan.

Jadi, salah satu penyebab akun AdSense sudah diterima kumudian di tolak lagi karena akun AdSense tersebut kemungkinan besar dikaitkan dengan AdMob. Perlu di ingat, AdMob hanya di peruntukkan untuk Aplikasi Mobile.

Tambahan, ketika sudah diterima AdSense tapi ditolak lagi, kemungkinan besar masih dalam tahap review. Karena akun AdSense masih terkait dengan AdMob, kemungkinan besar kedua yang bisa terjadi adalah iklan akan tetap muncul di blog. Namun, pada dashboar AdSense bagian menu Iklan Saya, semua kode iklan yang sudah di buat akan menghilang.

Karena kode iklan yang sudah dibuat menghilang, tentu perlu melakukan peningkatan AdSense untuk konten lagi, iya kan? Nah, selama peningkatan AdSense untuk konten, maka dipastikan iklan yang sudah muncul selama ini blog akan hilang, tersisa iklan kosong atau blank. Anehnya, kode iklan yang sudah di buat di menu Iklan saya akan muncul kembali, salin berkaitan namun bertolak.

Kenali subjek email dari AdSense, seperti apa?

Banyak yang sudah diterima AdSense tapi di tolak lagi. Untuk itu, coba kenali dan bedakan subjek email AdSense, kurang lebih seperti berikut :

1. Akun Google AdSense Anda telah diaktifkan sepenuhnya.
Jika subjek email seperti ini, kemungkinan masih bisa ditolak untuk beberapa hari kedepan. Berdasarkan pengalaman, subjek email ini akun AdSense masih dalam tahap review.

2. Situs Anda sekarang terhubung ke AdSense.
Jika subjek email seperti ini, kemungkinan besar sudah full approved.

Kedua subjek email diatas hanya sebagian kecil kaitannya dengan sudah diterima AdSense tapi ditolak lagi. Untuk itu, hanya Anda sendiri selaku pemilik blog yang bisa mengetahui tolok ukur mengapa kemudian akun AdSense di tolak lagi. Semoga membantu.

9/10/2016

Mengoptimalkan Penghasilan AdSense Dengan Membuat Saluran Khusus (Custom Channel)

Saluran Khusus (Custom Channel) Iklan AdSense

INVHO.com - Salah satu cara untuk mengoptimalkan pendapatan AdSense adalah dengan membuat saluran khusus (custom channel). Saluran khusus berfungsi agar iklan yang Anda pasang lebih tertarget. Kenapa demikian? Karena dalam custom channel, Anda hanya memilih kategori iklan yang tententu dan biasanya akan Anda sesuaikan dengan niche blog.

Saluran khusus (custom channel) nantinya akan di lihat oleh pihak pengiklan (advertiser). Dalam hal ini, advertiser memungkinkan akan memilih situs atau blog tertentu yang mereka anggap relevan dan sesuai sebagai target iklan mereka. Jika pihak pengiklan setuju dengan saluran khusus (custom channel) yang Anda buat, maka pihak pengiklan akan lebih untuk berani membayar kita dengan nilai CPC (Cost Per Click) yang tinggi.

 

Cara Membuat Saluran Khusus (Custom Channel)

Cara membuat saluran khusus (custom channel) sangat gampang, ikuti langkah-langkah berikut:
*Perhatikan nomor urut disetiap gambar

1.    Silahkan masuk ke dashboard AdSense
2.    Setelah terbuka, silahkan klik menu iklan saya
3.    Kemudian klik saluran khusus baru

Saluran Khusus (Custom Channel) Iklan AdSense

4.    Menu berikutnya, silahkan isi nama saluran 
5.    Tambahkan unit iklan yang ingin Anda masukkan dengan klik tambahkan
6.    Pada menu penargetan, silahkan Anda centang

Saluran Khusus (Custom Channel) Iklan AdSense

7.    Pada menu iklan muncul, isi di artikel mana iklan tersebut muncul (gunakan bahasa Inggris) 
8.    Pada menu lokasi iklan, silahkan pilih beberapa lokasi
9.    Untuk deskripsi, silahkan masukkan deskripsi situs Anda 
10.  Terakhir pada bahasa situs, silahkan isi sesuai dengan bahasa situs Anda, lalu simpan.

Saluran Khusus (Custom Channel) Iklan AdSense

Sekarang Anda sudah membuat saluran khusus (custom channel) iklan adsense. Dalam waktu beberapa menit Anda bisa melihat status dari saluran khusus yang dibuat tadi. Jika pada menu Iklan saya dari Nama Custom Channel yang Anda buat pada bagian Status ada tulisan Aktif, maka Anda sudah berhasil.

 

Kesimpulan

Dengan membuat saluran khusus (custom channel), maka pengiklan lebih mudah untuk menemukan situs atau blog Anda. Ini merupakan peluang besar untuk Anda dalam mengoptimalkan penghasilan AdSense secara maksimal. Semoga bisa bermanfaat.

8/27/2016

Kebijakan Baru! Jumlah Iklan AdSense Tidak Dibatasi Lagi

INVHO.com - Mendengar judul artikel ini "Kebijakan Baru! Jumlah Iklan AdSense Tidak Dibatasi Lagi" tentu merupakan sebuah kabar gembira bagi para publisher AdSense.

Jumlah-Iklan-AdSense-Tidak-Dibatasi-Lagi
source image twitter.com
Betapa tidak, sebelumnya seperti yang kita ketahui bersama, batas jumlah maksimal unit iklan dalam satu halaman, yaitu:
  • 3 unit iklan Adsense untuk konten
  • 3 unit iklan tautan teks, dan
  • 2 unit iklan penelusuran

Bukan cuma itu, sebelumnya ada juga batasan penggunaan unit iklan yang berukuran besar. Unit iklan yang berukuran besar maksimal hanya 1 dalam halaman yang diperbolehkan, seperti:
  • Maksimal 1 unit iklan berukuran 300×600 dalam satu halaman
  • Maksimal 1 unit iklan berukuran 300×1050 atau 970×250 dalam satu halaman
  • Maksimal 1 unit iklan berukuran 750×200 atau 580×400 dalam satu halaman


Setelah kita meninjau kebijakan baru tersebut mengenai jumlah iklan yang tidak dibatasi lagi maka sekarang tentu kita sudah bisa:
  • Sekarang kita bisa memasang 3 atau lebih unit iklan dalam satu halaman.
  • Sekarang kita bisa memasang lebih dari satu unit iklan berukuran besar dalam satu laman
  • Ingat! kita hanya diperbolehkan unit memasang 1 unit iklan berukuran 320×100 di bagian paruh atas pada tampilan mobile, namun pada bagian paruh bawah, jumlah iklan tidak dibatasi.

Mengapa Kebijakan Baru ini Ada?

Mengapa kebijakan baru ini ada? karena Google menginginkan para publishernya untuk tidak menambahkan jaringan iklan lain. Selama ini publisher AdSense hampir menyadingkan iklan AdSense dengan jaringan iklan lain karena meraka merasa tidak puas dengan adanya batasan iklan dalam satu halaman.

Batasan 3 unit iklan dalam satu halaman dapat dilihat pengaruhnya jika sebuah artikel sangat panjang, jumlah kata dalam artikel bisa 1000 atau bahkan lebih. Nah, jika hanya 3 unit iklan saja, maka itu terasa kurang mewakili artikel tersebut.

Meski pihak Google sudah menghilangkan jumlah batasan iklan dalam satu halaman tapi kita tetap perlu mengontrol jumlah pemasangannya. Berikut kutipan kalimat yang menekankan hal tersebut:

“Iklan dan materi promosi berbayar lainnya yang ditambahkan ke laman tidak boleh melebihi konten. Selain itu, konten yang Anda sediakan harus memberi nilai tambah dan menjadi titik fokus bagi pengguna yang mengunjungi laman.”

Jika diartinkan, kita tetap harus mengontrol dalam penggunaan jumlah iklan dalam konten, jumlah iklan tidak boleh lebih banyak dari jumlah manfaat konten, konten yang kita pasangi iklan pun harus mampu memberi manfaat bagi pengunjung.

Oleh karena itu jangan sampai kita seenaknya memasang jumlah unit iklan yang banyak tanpa mempertimbangkan kontennya. Google tetap akan melakukan review terhadap jumlah iklan yang berlebihan. Google secara tegas menjelaskan bahwa tetap bisa: 

“Menonaktifkan penayangan iklan di laman yang tidak memberikan manfaat atau hanya sedikit manfaat dan/atau memiliki iklan berlebihan”.

Kesimpulan

Dengan adanya kebijakan baru ini, kita sebagai publisher tetap harus menjaga dan mengontrol diri dalam menempatkan jumlah iklan. Besar kecilnya penghasilan dari AdSense bukan dilihat dari berapa jumlah iklan yang kita pasang, tapi seberapa besar manfaat yang kita berikan kepada pengunjung melalui artikel. Semakin banyak manfaat dalam artikel yang kita sajikan, maka semakin besar pula jumlah pengunjung disitus atau blog kita. Dengan begitu pendapatan AdSense pun akan ikut bertambah, amin.

7/24/2016

Cara Memasang Kode Iklan AdSense Lengkap

Cara Memasang Kode Iklan AdSense Lengkap
source image seoh1.com
INVHO.com - Ada banyak cara memasang kode iklan AdSense di blog dan cara memasangnya pun sebenarnya bisa dimana saja namun harus sesuai dengan ketentuan atau kebijakan AdSense itu sendiri. Sebelum saya memasang kode iklan AdSense di blog ini, saya sempat browsing ke blog tetangga untuk mencari tau cara memasang iklan AdSense. Banyak cara yang saya temukan seperti cara memasang kode iklan AdSense di bawah judul, di tengah artikel dan di akhir artikel.

Ilmu yang dapat dari hasil browsing tentu sangat bermanfaat secara pribadi, oleh karena itu saya compare dengan apa yang saya tau dan hasilnya saya share dalam artikel ini "Cara Memasang Kode Iklan AdSense Lengkap". Pada dasarnya memasang kode iklan AdSense ada 3 (tiga) cara, berikut:

1.    Memasang Langsung

Pasang langsung dengan menggunakan menu Earning (penghasilan) AdSense - Show ads on blog (pilih yes), kemudian ada 3 (tiga pilihan), pilih sesuai selera Anda. Lihat gambar:

Memasang-Kode-Iklan-AdSense-1

2.    Memasang Dengan Menggunakan Widget

Pasang kode iklan AdSense dengan menggunakan widget bisa dengan:
1.    Menempelkan kode iklan AdSense dari hasil copy dari dashbor Adsense (Iklan saya) kemudian paste di widget. Caranya:
  • Login ke AdSense
  • Pilih menu Iklan saya
  • Buat Unit iklan
  • Dapatkan kode, copy kode tersebut
  • Agar Iklan Adsense terlihat profesional dan ada tulisan judul iklan sebagai pembeda dengan laman situs, tambahkan kode berikut: 
<div align="center">
<span style="color: #00FFFF ;"><span style="font-size: x-small;">Advertisement</span></span></div>
<div style="float:center;margin:0px 6px 6px 0px;padding:0px;">
<center>
Kode Iklan AdSense Disini
</script>
</center>
</div>
  •  Save

2.    Menambahkan kode iklan AdSense dengan tambah gadget (Add a Gadget) kemudian pilih AdSense, seperti gambar berikut:

Memasang-Kode-Iklan-AdSense-3

3.    Memasang Dengan Menempatkan Dalam Template

Pasang kode iklan Adsense dengan menempelkan secara langsung di template termasuk cara yang profesional, karena kita bisa menempelkan kode iklan AdSense sesuai yang kita inginkan. Ada banyak cara agar pendapatan AdSense lebih meningkat, salah satunya dengan penempatan kode iklan AdSense dengan benar dan tepat. Lalu dimana penempatan kode iklan AdSense seharusnya?
Berikut 3 cara penempatan kode iklan adsense langsung dalam template: 

#Memasang Kode Iklan AdSense Di Bawah Judul Artikel
Cara pasangnya:
  • Login ke blog
  • Klik dasboard - Template - Edit HTML
  • Cari kode dibawah, gunakan Ctrl + F untuk mempermudah, biasanya kode dibawah dalam template ada banyak, gunakan kode yang ke-2 atau yang ke-3
<data:post.body/>
  •  Letakkan kode dibawah tepat diatas kode <data:post.body/>
<div style='float:center; margin-right:15px;margin-bottom:15px'>
Kode Iklan AdSense Disini
</div>
  • Sebelum kode iklan dipasang, kode iklannya di parse dulu disini
  • Save template dan liat hasilnya

#Memasang Kode Iklan AdSense Di Akhir Artikel
Cara pasangnya:
  • Login ke blog
  • Klik dasboard - Template - Edit HTML
  • Cari kode dibawah, gunakan Ctrl + F untuk mempermudah, biasanya kode dibawah dalam template ada banyak, gunakan kode yang ke-2 atau yang ke-3
<data:post.body/>
  •  Letakkan kode dibawah tepat dibawah kode <data:post.body/>  
<b:if cond='data:blog.pageType == &quot;item&quot;'>
<div dir='ltr' style='text-align: center;' trbidi='on'>
<span style='color: #00FFFF ;'><span style='font-size: x-small;'>Advertisement</span></span></div>
<div style='float:center;margin:0px 6px 6px 0px;padding:0px;'>
<center>
Kode Iklan AdSense Disini
  </center>
</div>
</b:if>
  • Sebelum kode iklan dipasang, kode iklannya di parse dulu disini
  • Save template dan liat hasilnya 

#Memasang Kode Iklan AdSense Di Tengah Artikel
Cara pasangnya:
  • Login ke blog
  • Klik dasboard - Template - Edit HTML
  • Cari kode dibawah, gunakan Ctrl + F untuk mempermudah, biasanya kode dibawah dalam template ada banyak, gunakan kode yang ke-2 atau yang ke-3
<data:post.body/>
  • Ganti kode <data:post.body/> dengan kode berikut:
<div expr:id='&quot;post1&quot; + data:post.id'/>
<div class='googlepublisherads' style='margin:20px 0'>
<left>
Kode Iklan AdSense Disini
</left>
</div>
<div expr:id='&quot;post2&quot; + data:post.id'><data:post.body/></div>
<script type='text/javascript'>
var obj0=document.getElementById(&quot;post1<data:post.id/>&quot;);
var obj1=document.getElementById(&quot;post2<data:post.id/>&quot;);
var s=obj1.innerHTML;
var t=s.substr(0,s.length/2);
var r=t.lastIndexOf(&quot;&lt;br&gt;&quot;);
if(r&gt;0) {obj0.innerHTML=s.substr(0,r);obj1.innerHTML=s.substr(r+4);}
</script>
  • Sebelum kode iklan dipasang, kode iklannya di parse dulu disini 
  • Save template dan liat hasilnya
Itulah cara memasang kode iklan AdSense lengkap, Anda tinggal memilih mana cara yang lebih simple. Setelah coba dari beberapa cara di atas, Anda harus make sure bahwa iklan tersebut letaknya sesuai dengan posisi yang di inginkan, semoga membantu.

7/03/2016

Cara Cegah dan Deteksi Adblock di Browser Untuk Adsense

INVHO.com - Kecanggihan browser semakin berkembang, perkembangan yang diterapkan pada browser adalah salah satunya dengan di lengkapi adblock. Adblock pada browser dirancang khusus untuk memblokir iklan pada situs yang Anda kunjungi. Jika hampir semua pengguna smartphone menggunakan browser yang mengaktifkan adblock maka apa yang akan terjadi dengan pemilik situs yang memperoleh penghasilan dari iklan seperti Google AdSense. Tentu mereka akan kehilangan penghasilannya.

Adblock
source blogs.ft.com
Menurut saya, adblock sangat tidak efektif untuk diterapkan, mengapa? karena adblock hanya menguntungkan pada pihak pengguna dan tentu akan ada kerugian pada pihak pembuat konten atau artikel. Beberapa konten atau artikel yang di publish oleh pemilik situs telah dilengkapi dengan iklan. Tanpa adanya adblock maka si pemilik situs bisa mendapat klik iklan secara ikhlas dari pembaca.

Dari beberapa browser yang pernah saya gunakan, hanya ada dua browser saat ini yang saya tau yang menerapkan adblock yaitu Uc Browser dan Opera Mini. Untuk itu, Jika Anda seorang publisher adsense maka Anda harus mengambil langkah tepat untuk mencegah atau mendeteksi adblock di situs Anda.

Cara cegah dan deteksi adblock di browser untuk adsense cukup mudah, Anda hanya perlu menyisipkan kode JavaScript JQuery di template situs Anda. Ikuti langkah berikut:

1.    Edit template situs Anda, pasang kode di bawah ini diantara <head> dan </head>
<script src="https://code.jquery.com/jquery-1.2.3.js"></script>
2.    Silahkan pasang kode ini tepat berada dalam salah satu iklan anda
<div id="deteksi"> kode iklan Anda disini </div>
3.    Pasang kode dibawah tepat di atas kode </body>
<div id="Warning" style="display:none;background:white;width:100%;height:100%;position:fixed;top:0;z-index:3000;">Maaf, kami deteksi adblock anda sedang aktif, matikan adblock Anda untuk muat ulang laman</div>
<script>  var deteksi=$("#deteksi").height();  if(deteksi==0){$("#Warning").show();}  </script>
Semoga artikel tentang cara cegah dan deteksi adblock di browser untuk adsense bermanfaat untuk Anda.

Note: Nonaktifkan versi seluler bagi blog dengan plafon Blogger dan pastikan template Anda responsive.